Penulis: Annette d’Arqom

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pandemi adalah pandemi/pan·de·mi/ /pandémi/ n wabah yang berjangkit serempak di mana-mana, meliputi daerah geografi yang luas.

Sementara endemi adalah endemi/en·de·mi/ /éndémi/ n Dok penyakit yang berjangkit di suatu daerah atau pada suatu golongan masyarakat; hawar

Dari sini kita bisa melihat bahwa perbedaan mendasar adalah berapa luas penyakit ini tersebar, pandemi jika tersebar luas dan serempak, sementara endemi adalah terpusat di beberapa titik saja. Saat ini kejadiaan COVID-19 di Indonesia cenderung menurun jika dibandingkan dengan kejadian di minggu ketiga Februari lalu, seperti yang terlihat pada grafik dibawah:

https://github.com/CSSEGISandData/COVID-19

Begitu juga di negara lain, walaupun masih terdapat laporan peningkatan kasus seperti di negara-negara Eropa dan Korea Selatan.

https://news.google.com/covid19/map?hl=en-ID&mid=%2Fm%2F03ryn&gl=ID&ceid=ID%3Aen

Jika kita lihat, lingkaran biru di atas menggambarkan banyaknya kasus di negara tersebut, semakin besar lingkaran biru, artinya semakin banyak kasus terdeteksi. Saat ini, dengan berkurangnya testing dan tracing, tentunya angka ini jauh dari angka sebenarnya. Namun karena hampir sebagian besar penduduk telah mendapatkan vaksinasi, keparahan akibat COVID-19 juga berkurang, maka kelonggaran mulai dapat diberikan. Walaupun demikian, tentunya 3M tetap dilaksanakan, mengingat varian baru terus bermunculan.

Jadi, kapannya WHO menyatakan COVID-19 ini menjadi pandemi?